mengutip situs web News 24, langkah ini dilakukan dalam kerangka sistem layanan dan fasilitas terpadu, yang dilaksanakan atas perintah kepemimpinan Saudi dan di bawah pengawasan Menteri Dalam Negeri dan Ketua Komite Haji Tertinggi, Pangeran Abdulaziz bin Saud, serta bekerja sama dengan lembaga-lembaga terkait lainnya.
Kementerian tersebut menyatakan dalam sebuah pernyataan: "Hari ini, koridor udara telah menerima sejumlah penerbangan yang datang dari berbagai negara, termasuk Pakistan, Turki, Afghanistan, Malaysia, India, Bangladesh, dan Thailand. Jumlah total penerbangan yang datang sekitar 30, yang dengan cepat memasuki proses penerimaan dan melanjutkan perjalanan ke tujuan mereka dengan lancar, sesuai dengan proses yang terorganisir dan layanan yang terintegrasi."
Kementerian Haji Arab Saudi juga mengumumkan bahwa persiapan operasional penyeberangan ini telah dilakukan dengan memperkuat tenaga kerja dan mengaktifkan rute khusus untuk jamaah, serta mengoptimalkan fasilitas penerimaan. Selain itu, koordinasi lapangan antara lembaga terkait telah diperkuat untuk memastikan kelancaran pergerakan sejak saat kedatangan jamaah.
Upaya-upaya ini merupakan bagian dari persiapan awal dan rencana operasional terpadu yang dimulai pada tanggal 12 Dzulhijjah 1446 H dan sedang dilaksanakan oleh pemerintah Saudi untuk memberikan pelayanan terbaik kepada para jamaah haji ke Baitullah. Tujuannya adalah untuk memungkinkan para jamaah haji melaksanakan ibadah mereka dalam lingkungan yang aman dan tertib sejak saat kedatangan hingga saat keberangkatan dari negara tersebut dengan sebaik mungkin.
Your Comment